Anda mungkin pernah mendengar tentang teknologi baru baru-baru ini dan berbagai istilahnya seperti, "DTF", "Direct to Film", "DTG Transfer", dan banyak lagi. Untuk keperluan blog ini, kita akan menyebutnya sebagai "DTF". Anda mungkin bertanya-tanya apa itu DTF dan mengapa teknologi ini menjadi sangat populer? Di sini kita akan membahas secara mendalam tentang apa itu DTF, siapa yang membutuhkannya, manfaat dan kekurangannya, dan banyak lagi!
Transfer Langsung ke Pakaian (Direct-to-Garment/DTG) (juga dikenal sebagai DTF) adalah persis seperti namanya. Anda mencetak karya seni pada film khusus dan mentransfer film tersebut ke kain atau tekstil lainnya.
Manfaat
Fleksibilitas Material
DTF dapat diaplikasikan pada berbagai macam material termasuk katun, nilon, kulit olahan, poliester, campuran 50/50, dan banyak lagi (kain terang dan gelap).
Hemat Biaya
Dapat menghemat tinta putih hingga 50%.
Perlengkapan juga jauh lebih terjangkau.
No Memanaskan lebih duluDiperlukan
Jika Anda berasal dari latar belakang pencetakan langsung ke garmen (DTG), Anda pasti sudah terbiasa dengan pemanasan awal garmen sebelum pencetakan. Dengan DTF, Anda tidak perlu lagi khawatir tentang pemanasan awal garmen sebelum pencetakan.
Proses Pernikahan Tanpa Lembar A+B
Jika Anda terbiasa menggunakan printer laser toner putih, Anda akan senang mendengar bahwa DTF tidak memerlukan proses penggabungan lembaran A+B yang mahal.
Kecepatan Produksi
Karena Anda pada dasarnya menghilangkan langkah pemanasan awal, Anda dapat mempercepat produksi.
Kemampuan dicuci
Telah terbukti melalui pengujian bahwa teknologi ini setara atau bahkan lebih baik daripada pencetakan langsung ke garmen (DTG) tradisional.
Aplikasi Mudah
DTF memungkinkan Anda untuk menerapkan karya seni pada bagian-bagian pakaian atau kain yang sulit/rumit dengan mudah.
Daya Regang Tinggi dan Sentuhan Lembut
Tidak Terbakar
Kekurangan
Hasil cetakan ukuran penuh tidak sebagus hasil cetakan langsung ke garmen (DTG).
Terasa berbeda saat disentuh dibandingkan dengan hasil cetak langsung ke garmen (DTG).
Wajib mengenakan peralatan keselamatan (kacamata pelindung, masker, dan sarung tangan) saat bekerja dengan produk DTF.
Bubuk perekat DTF harus disimpan pada suhu dingin. Kelembapan tinggi dapat menyebabkan masalah kualitas.
Prasyaratuntuk Cetakan DTF Pertama Anda
Seperti yang telah kami sebutkan di atas, DTF sangat hemat biaya dan oleh karena itu, tidak memerlukan investasi yang besar.
Langsung ke Printer Film
Kami telah mendengar dari beberapa pelanggan kami bahwa mereka menggunakan printer direct-to-garment (DTG) mereka atau memodifikasi printer untuk keperluan DTF.
Film
Anda akan mencetak langsung pada film, oleh karena itu proses ini dinamakan "direct-to-film" (DTF). Film DTF tersedia dalam bentuk lembaran dan gulungan.
Film gulung transfer Ecofreen Direct to Film (DTF) untuk transfer langsung ke film.
Perangkat lunak
Anda dapat menggunakan perangkat lunak direct-to-garment (DTG) apa pun.
Bubuk Perekat Leleh Panas
Ini berfungsi sebagai "perekat" yang mengikat hasil cetakan ke kain pilihan Anda.
Tinta
Tinta direct-to-garment (DTG) atau tinta tekstil apa pun akan berfungsi.
Mesin Press Panas
Telah terbukti melalui pengujian bahwa teknologi ini setara atau bahkan lebih baik daripada pencetakan langsung ke garmen (DTG) tradisional.
Pengering (Opsional)
Oven/pengering pengeringan bersifat opsional untuk melelehkan bubuk perekat agar produksi Anda menjadi lebih cepat.
Proses
Langkah 1 – Mencetak pada Film
Anda harus mencetak CMYK terlebih dahulu, kemudian lapisan putih setelahnya (yang merupakan kebalikan dari pencetakan langsung ke garmen (DTG)).
Langkah 2 – Oleskan Bedak
Oleskan bedak secara merata saat cetakan masih basah untuk memastikan bedak menempel. Dengan hati-hati, goyangkan bedak berlebih agar tidak ada yang tersisa selain cetakan. Ini sangat penting karena bedak inilah yang berfungsi sebagai perekat untuk menempelkan cetakan ke kain.
Langkah 3 – Lelehkan/Keringkan Bubuk
Keringkan hasil cetakan yang baru saja diberi bubuk dengan menggunakan mesin press panas pada suhu 350 derajat Fahrenheit selama 2 menit.
Langkah 4 – Transfer
Setelah hasil transfer cetak matang, Anda siap untuk mentransfernya ke pakaian. Gunakan mesin press panas untuk mentransfer film cetak pada suhu 284 derajat Fahrenheit selama 15 detik.
Langkah 5 – Pengelupasan Dingin
Tunggu hingga hasil cetakan benar-benar dingin sebelum melepaskan lembaran pembawa dari pakaian atau kain.
Kesimpulan Umum
Meskipun DTF tidak diposisikan untuk mengalahkan pencetakan langsung ke garmen (DTG), proses ini dapat menambahkan vertikal baru sepenuhnya ke bisnis dan opsi produksi Anda. Melalui pengujian kami sendiri, kami menemukan bahwa penggunaan DTF untuk desain yang lebih kecil (yang sulit dilakukan dengan pencetakan langsung ke garmen) bekerja paling baik, seperti label leher, cetakan saku dada, dll.
Jika Anda memiliki printer direct-to-garment dan tertarik dengan DTF, Anda pasti harus mencobanya mengingat potensi keuntungannya yang tinggi dan efektivitas biayanya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk atau proses apa pun, silakan kunjungi halaman ini atau hubungi kami di +8615258958902 - pastikan juga untuk mengunjungi saluran YouTube kami untuk panduan, tutorial, sorotan produk, webinar, dan banyak lagi!
Waktu posting: 22 September 2022




